Batman Begins - Diagonal Resize
0

Harddisk

Posted by Arda on 01.05

 



Komponen-Komponen Harddisk

Harddisk merupakan hardware penyimpanan sekunder dimana data disimpan secara magnetik pada piringan metal yang berputar pada porosnya.

Berikut adalah komponen-komponen penyusun Harddisk :


gallery thumbnail
Filter :
Filter berfungsi sebagai penyaring udara yang masuk ke dalam ruangan harddisk agar debu yang ikut tidak mengganggu kinerja Platter.

Platter :
Platter adalah bagian terpenting didalam harddisk dimana data-data disimpan. Bagian ini berbentuk cakram yang dilapisi lapisan magnetik sehingga mampu menyimpan data atau file dalam bentuk magnetik.
clip_image004
Spindle Motor  :
Spindle Motor berfungsi untuk  menggerakan platter pada porosnya(spindle), motor inilah yang menentukan kecepatan peputaran piringan harddisk yang diukur dalam satuan RPM(Rotation Per Minute)
clip_image005
clip_image006
 Spindle Motor Controller :
Komponen ini berfungsi mengontrol kecepatan atau jumlah putaran dari spindle motor, kecepatan yang baik dari putaran spindle motor akan membuat head mengambang diatas permukaan platter, sehingga head tidak akan menggores platter pada saat sedang membaca atau menulis platter.
clip_image009

Read Write Head :
Sebuah mekanisme yang bertugas membaca dan menulis data dari atau ke piringan hard disk yang merubah sinyal magnetic yang ada pada platter menjadi sinyal digit atau sebaliknya.
Aktuator :
Di dalam hard disk terdapat magnet, ini terdiri dari magnet alam ( Magnet Permanen ) dan magnet buatan ( terjadi adanya arus listrik ), magnet ini yang mengatur kecepatan pergerakan head saat membaca maupun menulis.
clip_image003



Actuator Arm :
Actuator arm adalah sebuah lengan yang memegang head.Tungkai ini yang menggerakan head ke seluruh permukaan platter.
Controller Head :
Suatu alat yang umumnya sebuah pengontrol yang dapat mengendalikan head agar dapat menulis dan membaca dan ini memperkuat sinyal yang diberikan head maupun yang diterima oleh head. 
Magnetic Head :
Magnetic head(atau biasa disebut head saja) adalah komponen yang terletak di ujung actuator arm. Komponen ini berfungsi untuk mengubah medan magnet di permukaan platter menjadi aliran listrik dan sebaliknya.
clip_image007
Servo Motor Controller :
Komponen ini berfungsi untuk mengontrol posisi peletakan head kepermukaan platter pada saat baca tulis data atau program,termasuk juga Landing Zone(Tempat dimana head akan berhenti saat daya mati).
Logic Board :
Sirkuit elektronik yang mengontrol keseluruhan kerja harddisk. Logic Board juga berfungsi untuk  mendeteksi seluruh konfigurasi yang ada pada hard disk untuk menentukan kapasitas hard disk tersebut maupun yang mengatur lalu lintas keluar masuknya informasi/data yang diterima dari atau yang diberikan ke Mother Board.
clip_image008

Disk controller
Dsik controller adalah sirkuit yang berfungsi sebagai bridge atau penghubung antara suatu elemen dengan komponen yang lain di dalam hard disk, serta mengatur lalu-lintas data atau program mulai dari hard disk sampai ke i/o peripheral atau sebaliknya.
Cache buffer :
Cache buffer atau disk buffer berfungsi sebagai media penyimpanan sementara untuk data atau program yang akan atau telah diproses oleh hardisk controller.
Pre-amplifier head :
Pre-amp head adalah sirkuit yang terhubung ke marnetic head. Komponen ini berfungsi untuk memperkuat sinyal konversi yang dihasilkan oleh head pada saat membaca dan menulis pemukaan platter.
I/O Controller :
I/Ocontrollerberfungsi mengontrol semua instruksi yang dikirim atau diterima(input dan output) oleh harddisk controller, apakah instruksi tersebut dapat langsung diproses, dibatalkan atau menunggu giliran sampai instruksi yang sebelumnya telah selesai diproses.
Chassis :
Chassis berfungsi sebagai tempat/dudukan seluruh komponen-komponen harddisk. Semua komponen penyusun harddisk diletakkan didalam chassis sehingga dapat saling berhubungan dan berfungsi sebagaimana mestinya. Chassis juga berfungsi sebagai pelindung bagi komponen harddisk yang rawan rusak, seperti platter, head dan semacamnya.

Sejarah Perkembangan Harddisk

  1. Harddisk pertama yang tercatat dalam sejarah adalah IBM 350. Harddisk ini ditemukan oleh Reynold Johnson pada tahun 1956. IBM 350 dirilis bersama komputer IBM 305 RAMAC oleh perusahaan IBM. Dengan berat 500 kg, diameter platter 24 Inci, kecepatan akses 600ms, kecepatan perputaran 1200RPM dan kapasitas memori 3,75MB, IBM 350 kemudian disebut sebagai Harddisk Generasi Pertama.
  2. Harddisk yang bersifat removable pertama dirilis pada tahun 1962 dengan nama IBM 1311. Harddisk ini memakai kepingan setebal 4 inci dengan berat 4,5kg.
  3. Harddisk yang ditujukan untuk penggunaan komersil pertama dirilis oleh IBM dengan nama IBM 3340 "Winchester" pada tahun 1973. Dikarenakan mekanisme loading yang masih bermasalah, seri ini masih sulit untuk disebut sebagai "harddisk komersil" yang sebenarnya. Nama dari harddisk tersebut juga sempat menjadi perdebatan karena memiliki kesamaan dengan nama senjata yang juga "Winchester".
  4. Pada tahun 1979, IMB menyempurnakan seri "Winchester" dan menjadikannya "harddisk komersil" yang sesungguhnya. Meskipun begitu disk ini masih relatif berat dan mahal, dengan harga berkisar 1000 euro per MB, sehingga hanya beberapa perusahaan besar yang memakainya.
  5. Tahun 1980, Perusahaan Seagate merilis Harddik 5,25 inci pertama ke pasaran dengan nama ST506. Berkapasitas 5MB dengan kecepatan perputaran 3600RPM, HDD ini dijual seharga 1000 USD.
  6. Di tahun yang sama, IBM merilis harddisk berkapasitas mencapai Gigabyte pertama di dunia. Dengan kapasitas 2,75GB, harddisk ini memiliki berat mencapai 249kg dengan harga mencapai 40.000 USD
  7. Tahun 1989 perusahaan Western Digital membuat standar Integrated Drive Electronics(IDE) untuk menyeragamkan ukuran harddisk.
  8. Pada tahun 1997, berkat ditemukannya teknologi Giant Magnet Resistance(GMR) oleh Peter Gurnberg, IBM dapat membuat DTTA-351680, hardisk berkapasitas mencapai 10GB.
  9. Pada tahun 2001 perusahaan Maxtor meluncurkan HDD Maxtor VL40-32049H2 yang mencapai kapasitas 20GB.
  10. Tahun 2003, Serial ATA diperkenalkan ke publik.
  11. Di tahun 2004, Seagate meluncurkan harddisk SATA pertama dengan Native Command Queing yang memiliki kapasitas mencapai 120GB.
  12. Tahun 2005, perusahaan Samsung meluncurkan Harddisk 2,5 inci. Harddisk ini memakai komponen mekanis magnetis juga NAND Flash Memories sehingga disebut Harddisk Hybrid.
  13. Di tahun yang sama, Seagate meluncurkan Harddisk dengan sistem Vertical Recording.
  14. Tahun 2006, Seagate merilis harddisk berkapasitas mencapai 750GB.
  15. Tahun 2007, perusahaan Hitachi meluncurkan harddisk berkapasitas 1 Terrabyte pertama di dunia dengan nama Deskstar 7K1000.
  16. Tahun 2010 - Sekarang, ditemukan teknologi Solid State Drive atau SSD. Teknologi ini sudah tidak menggunakan cakram lagi seperti harddisk konvensional, melainkan memakai integrated circuit yang bersifat nonvolatile sehingga tidak hilang saat daya mati. SSD dinilai lebih hemat daya, sunyi dan lebih tahan banting. Masalah terbesar saat ini adalah kapasitas memori yang masih terbatas dan harga yang masih relatif mahal.


Cara Kerja Harddisk

Ketika sistem operasi mengirim data yang ingin disimpan atau dibaca, HDD akan memproses data tersebut dan menambahkan bit tambahan ke data tersebut. Bit tambahan ini memungkinkan HDD untuk mengecek dan memperbaiki kembali data tersebut di kemudian hari jika terjadi perubahan yang disebabkan oleh variasi dari medan magnet didalam HDD tersebut.

Setelah itu, Actuator akan menggerakkan head menuju track yang sesuai dengan data yang ingin disimpan/dibuka. Jika track yang tepat sudah ditemukan, head akan menunggu sampai sector yang ditentukan berada persis dibawah head. Ketika sector yang tepat melewati bawah head, HDD akan mengalirkan pulsa elektrik atau electric pulse kepada head. Pulse ini akan menghasilkan medan magnetik yang akan mengubah permukaan magnetik di platter. Perubahan inilah yang mewakili data di HDD tersebut.

Teknologi Harddisk

1. RAID (Redudancy Array of Independent Disk) 
RAID merupakan sekumpulan diskdrive yang dianggap oleh OS sebagai drive tunggal. Recovery dan security menjadi prioritas, dengan kata lain RAID adalah teknologi penggabungan beberapa hard disk yang oleh sebuah operating system komputer dianggap menjadi satu hard disk. Konsep ini pertama kali didefinisikan oleh David A. Patterson, Garth A. Gibson dan Randy Katz dari University of California, Berkeley pada tahun 1987.

Salah satu kelebihan dari RAID adalah meningkatkan kecepatan akses pada hard disk. Dengan menggantikan hard disk besar dengan beberapa hard disk kecil maka dimungkinkan pembacaan data secara paralel pada masing-masing hard disk. RAID diibaratkan sebuah database hard disk yang menghasilkan data secara paralel sesuai dengan indeks pengalamatan hard disk.


2. S.M.A.R.T (Self Monitoring, Analysis and Reporting Technology)
SMART adalah teknologi monitoring kinerja hard disk. Teknologi ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1992 melalui IBM 9337 dengan nama Predictive Failure Analyzing(PFA). Dengan SMART maka hard disk mampu mendeteksi adanya error dan melaporkan error ini kepada sistem. SMART paertama kali dipelopori oleh COMPAQ, namun kini hampir semua menggunakan teknologi SMART.

Keuntungan penggunaan SMART adalah adanya peringatan dini terhadap ketidak normalan yang terjadi pada hard disk sehingga pengguna dapat melakukan tindakan preventif seperti memback-up data.


3. Perpendicular Recording
Perpendicular Recording adalah proses perekaman data kedalam HDD dengan memposisikan arah magnetisme di permukaan Platter secara vertikal. Dibandingkan dengan cara konvensional yang merekam secara horizontal, densitas penyimpanan memori dapat ditingkatkan sehingga dapat memanfaatkan permukaan platter secara efisien.




4. Advanced Technology Attachment(ATA)
Advanced Technology Attachment atau ATA merupakan interface yang distandarisasi untuk menghubungkan perangkat penyimpanan dengan PC. ATA atau sering disebut IDE memakai kabel pipih 80 pin interface yang bottleneck untuk menghambat panas.


5. SCSI (Small Computer Standard Interface) SCSI adalah standar yang ditentukan untuk menyeragamkan koneksi dan transfer data antar komputer dan antar perangkat. Dicetuskan oleh Larry Boucher dari perusahaan Shugart Associates System Interface(SASI).
 


DAFTAR PUSTAKA
http://www.feriantano.com/2013/08/pengertian-cara-kerja-komponen-dan-fungsi-hard-disk.html
http://arief-teknisi.blogspot.com/2013/04/pengertian-dan-fungsi-hard-disk.html

|

Copyright © 2009 abd.rochman All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.

Batman Begins - Diagonal Resize